Partai Koruptor versi KOMPAS. Bagaimana Nasib PKS?

KOMPAS cetak hari ini (Rabu, 29/2/12) kembali menyoroti kasus-kasus korupsi di DPR dengan liputan utama berjudul ‘Korupsi di DPR Makin Ganas’.

Liputan dilengkapi tabel kasus-kasus korupsi yang melibatkan beragam partai, alhamdulillah PKS tidak tercantum alias tak ada aleg PKS yang terlibat korupsi.

Kasus-kasus yang diangkat KOMPAS antara lain:

* Pembangunan Wisma Atlet Palembang (Rp 200 Milyar – yang melibatkan PD dan PDIP)
* Kasus cek perjalanan terkait pemilihan Miranda S Goeltpm sebagai Deputi Gubernur Senior BI (Rp 24 Milyar – yang melibatkan PPP, PDIP, Golkar)
* Kasus Cek perjalanan terkait proyek alih fungsi hutan lindung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan, untuk Pelabuhan Tanjung Api-api (Rp 5 Milyar – yang melibatkan Partai Golkar, PD, PBB)
* Kasus Proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran di Riau (Rp 15,2 Milyar – yang melibatkan partai Golkar)
* Kasus Alih fungsi hutan lindung di Pulau Bintan (Rp 2,25 Milyar – yang melibatkan PPP)
* Kasus Proyek pembangunan bandara dan pelabuhan kawasan Indonesia Timur (Rp 1 Milyar – yang melibatkan PAN)

Dalam liputannya harian KOMPAS menulis:

Praktik korupsi di lembaga legislatif saat ini ditengarai semakin ganas. Politisi instan juga semakin banyak. Perbaikan partai politik, terutama terkait transparansi keuangan partai dan pengukuran kinerja kadernya, menjadi jalan utama memperbaiki kondisi Dewan Perwakilan Rakyat.

“Kalau ada yang lebih baik dari PKS, saya pindah ke partai lain”

“Kalau ada yang lebih baik dari PKS, saya pindah ke partai lain”. Itulah ucapan Pak Amin Bunyamin, saat pertama kali kader DPRa PKS Pesanggrahan berkenalan dengan salah seorang tokoh masyarakat yang fenomenal di Jl H Gari RW 03, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebagaimana ditulis PKS Pesanggrahan di webnya http://pkspesanggrahan.blogspot.com/2012/02/pak-amin-kalau-ada-yang-lebih-baik-saya.html

Semoga ini menjadi ibroh kita semua, khususnya bagi aleg-aleg PKS baik di tingkat DPR pusat maupun DPRD di pelosok nusantara untuk tetap menjaga PARTAI PUTIH ini TETAP BERSIH. Buktikan bahwa ‘Harapan itu masih ada’. Ini juga menjadi warning bagi kita semua, jangan sekali-kali ‘bermain-main’ dengan amanah dakwah.

Kami yang di lapisan bawah hanya bisa berharap sambil terus berdoa agar para aleg-aleg PKS dan juga para pejabat dari PKS dijaga Allah SWT, tetap istiqomah, dimudahkan dan diberi kekuatan olehNYA untuk mengemban amanah, yang bukan hanya akan ditanyakan konstituen, tapi yang lebih dahsyat amanah itu kelak harus dipertanggungjawabkan di Mahkamah Ilahi.

Untuk selengkapnya anda bisa baca langsung di koran KOMPAS edisi Rabu 29/2/12.

sumber : pks piyungan

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s